<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dompet Sosial Ash Shofwah</title>
	<atom:link href="http://dsa2.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dsa2.wordpress.com</link>
	<description>Share to Care</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 04:11:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dsa2.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/a85c6d7bac5130f1ce1fa7a319b70c16?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dompet Sosial Ash Shofwah</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dsa2.wordpress.com/osd.xml" title="Dompet Sosial Ash Shofwah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dsa2.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PMT di Posyandu RW 05 Jatinangor</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/04/09/pmt-di-posyandu-rw-05-jatinangor/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/04/09/pmt-di-posyandu-rw-05-jatinangor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 04:11:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Program]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[DSA]]></category>
		<category><![CDATA[jatinangor]]></category>
		<category><![CDATA[pmt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka peningkatkan gizi pada masyarakat khususnya di Kabupaten Sumedang, Dompet Sosial Ash Shofwah(DSA) kembali mengadakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita. Untuk itu, pada hari Senin (18/01) bertempat di kediaman ketua RW 05, DSA bekerjasama dengan kader Posyandu RW05 Kecamatan Jatinangor menyelenggarakan program penimbangan balita dan pemberian makanan tambahan.   Dalam PMT kali ini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=137&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam rangka peningkatkan gizi pada masyarakat khususnya di Kabupaten Sumedang, Dompet Sosial Ash Shofwah(DSA) kembali mengadakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita. Untuk itu, pada hari Senin (18/01) bertempat di kediaman ketua RW 05, DSA bekerjasama dengan kader Posyandu RW05 Kecamatan Jatinangor menyelenggarakan program penimbangan balita dan pemberian makanan tambahan.<span id="more-137"></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Dalam PMT kali ini, menu tambahan yang disajikan adalah bubur kacang hijau, telur dan agar-agar. Menurut salah seorang petugas posyandu, menu yang disajikan akan berbeda setiap minggunya, ini dilakukan untuk menghindari kebosanan para balita. Selain pemberian makanan tambahan, kegiatan yang diikuti lebih dari 20 balita ini, juga mengadakan penimbangan balita dan pemeriksaan kesehatan para ibu.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Menurut ibu Cucu, ketua RW 05, pemberian makanan tambahan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berada diwilayahnya. “Di wilayah RW 05 ada banyak anak balita, karenanya PMT akan sangat bermanfaat dan sekaligus dapat memicu semangat para ibu yang memiliki balita untuk rutin datang ke posyandu”, ujar ibu yang juga ketua posyandu ini ketika berkunjung ke kantor DSA.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Manajer program DSA, Ahmad Muhtar mengatakan bahwa PMT akan dilaksanakan seminggu sekali. Upaya ini dilaksanakan untuk meningkatkan gizi masyarakat khususnya bagi balita yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Sumedang. “Usia balita adalah masa G<em>olden Age</em>, karenanya pada masa ini anak harus mendapat asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Ahmad Muhtar ketika ditanya tujuan dari program pemberian makanan tambahan ini.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Program pemberian makanan tambahan DSA rencananya akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang dengan Kecamatan Jatinangor sebagai proyek percontohannya. “Ya, target kami, DSA bisa memberikan PMT di seluruh Kabupaten Sumedang, dan langkah awalnya dimulai dari wilayah Jatinangor dulu”, papar manajer program DSA. (fhm)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=137&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/04/09/pmt-di-posyandu-rw-05-jatinangor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beasiswa Anak Bangsa</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/03/25/beasiswa-anak-bangsa/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/03/25/beasiswa-anak-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 23:38:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Program]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[DSA]]></category>
		<category><![CDATA[smpn 1 jatinangor]]></category>
		<category><![CDATA[sumedang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang istimewa di SMPN 1 Jatinangor, pagi itu senin 14 Desember 2009, 35 siswa SMPN 1 Jatinangor beserta orangtua/wali dengan wajah gembira memasuki aula, bukan untuk menerima laporan perkembangan akademik atau raport tapi untuk menghadiri acara launching Beasiswa Anak Bangsa Dompet Sosial Ash Shofwah (DSA).   Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama DSA selaku pemberi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=134&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ada yang istimewa di SMPN 1 Jatinangor, pagi itu senin 14 Desember 2009, 35 siswa SMPN 1 Jatinangor beserta orangtua/wali dengan wajah gembira memasuki aula, bukan untuk menerima laporan perkembangan akademik atau raport tapi untuk menghadiri acara launching Beasiswa Anak Bangsa Dompet Sosial Ash Shofwah (DSA).<span id="more-134"></span></p>
<p> </p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama DSA selaku pemberi beasiswa dan LSM pengembangan potensi anak dan remaja Jatinangor-Fresh (J-Fresh) selaku pelaksana kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Jatinangor. Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMPN 1 Jatinangor mewakili orangtua siswa menyatakan rasa terimakasih kepada DSA atas program beasiswa yang diberikan kepada siswa-siswinya dan meminta agar para penerima beasiswa lebih meningkatkan prestasi akademiknya..</p>
<p>Selanjutnya, acara launching ini diisi dengan pemaparan Program Beasiswa Anak Bangsa oleh Ahmad Muhtar, selaku manajer program DSA. Dalam pemaparannya Ahmad Muhtar menjelaskan bahwa masalah pendidikan akan selalu menjadi perhatian DSA, karenanya di tahun 2010 DSA merencanakan adanya program 1000 beasiswa untuk SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. “Target 1000 beasiswa adalah suatu hal yang mungkin dicapai, mengingat potensi zakat, infak dan shodaqoh Kabupaten Sumedang sangatlah besar. Karenanya dibutuhkan kerjasama dari semua pihak dalam menyukseskan program ini” ujar Muhtar.</p>
<p>Program beasiswa ini disambut sangat antusias oleh orang tua siswa. Salah satu orang tua penerima Beasiswa Anak Bangsa yang hadir pada saat launching menuturkan kegembiraannya dan sangat berterima kasih dengan beasiswa yang diberikan oleh DSA. “Meski sekarang sekolah sudah gratis, tapi tetap saja ada biaya yang harus dikeluarkan untuk kelengkapan belajar. Sebagai orang tua saya sangat terbantu dengan adanya beasiswa yang diberikan oleh DSA” ungkapnya.</p>
<p>“Ucapan terimakasih tentunya juga harus ditujukan kepada para donatur yang telah menitipkan sebagian hartanya kepada DSA, sehingga program beasiswa ini dapat terlaksana dengan baik” ungkap Muhtar ketika menutup kegiatan Launching Beasiswa Anak Bangsa DSA.(lly)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=134&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/03/25/beasiswa-anak-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Qurban untuk Desa</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/29/qurban-untuk-desa/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/29/qurban-untuk-desa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 08:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qurban Untuk Desa 1430]]></category>
		<category><![CDATA[cimanggung]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[DSA]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[jatinangor]]></category>
		<category><![CDATA[qurban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Pagi hari selepas shalat idul Adha 1430 H (27/11), panitia “Qurban untuk Desa” yang merupakan warga sekitar Al Asaakir Islamic Centre mulai berdatangan dan berkumpul di halaman kantor DSA. Setelah dilakukan sedikit pengarahan oleh ketua pelaksana, panitia langsung bersiap untuk melakukan pemotongan hewan qurban.    Dengan diiringi gema takbir, satu persatu hewan qurban kemudian disembelih, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=129&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/qurban.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-132" style="border:black 1px solid;margin:5px;" title="qurban" src="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/qurban.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Pagi hari selepas shalat idul Adha 1430 H (27/11), panitia “Qurban untuk Desa” yang merupakan warga sekitar Al Asaakir Islamic Centre mulai berdatangan dan berkumpul di halaman kantor DSA. Setelah dilakukan sedikit pengarahan oleh ketua pelaksana, panitia langsung bersiap untuk melakukan pemotongan hewan qurban.<span id="more-129"></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> Dengan diiringi gema takbir, satu persatu hewan qurban kemudian disembelih, setelah hewan tersebut  dipastikan mati panitia kemudian membawanya untuk dikuliti, dipotong-potong, dan dikemas dalam kantong plastik untuk kemudian dibagikan kepada warga yang berhak menerimanya.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Menurut manajer program DSA, Ahmad Muhtar, kali ini hewan qurban yang dititipkan donatur kepada DSA sebanyak 14 ekor kambing ditambah 100 kantong daging sapi yang dititipkan Persatuan Mahasiswa Malaysia UNPAD untuk dibagikan oleh DSA.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan pendistribusian daging qurban pada umumnya. Distribusi daging qurban yang dilakukan oleh DSA bersifat langsung sehingga tidak terlihat adanya kerumunan massa yang meminta daging di area pemotongan hewan qurban. Melalui relawan-relawan DSA yang berada di daerah, daging qurban langsung diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Menurut Ahmad Muhtar, pembagian daging qurban secara langsung dimaksudkan agar masyarakat yang berada didaerah yang jauh tidak repot untuk mengambil daging, selain itu pembagian secara langsung dirasa akan lebih tepat sasaran. Adapun daerah yang mendapat distribusi daging qurban menurutnya adalah daerah yang termasuk minus dan jarang mendapat perhatian di sekitar wilayah Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung. “Tahun lalu kami tidak mendapat daging. Syukurlah tahun ini DSA menyalurkannya ke desa kami” ujar seorang warga ketika menerima daging qurban dari DSA.     </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Setelah seharian bekerja akhirnya pemotongan dan pendistribusian daging qurban selesai tepat pada pukul 21.00 WIB. “Semoga tahun depan lebih banyak donatur yang menitipkan hewan qurbannya di DSA” ungkap seorang panitia ketika ditanya mengenai kesannya terhadap program Qurban untuk Desa.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya setelah beristirahat sejenak, satu persatu panitia qurban beranjak pulang. Meski terlihat lelah, namun mereka tampak senang. Senang karena dapat membahagikan saudaranya dan tentunya juga senang karena mendapat jatah daging qurban yang menjadi hak mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Terimakasih kepada para donatur yang telah berqurban melalui DSA. Semoga Allah menerima dan membalas pengorbanan Anda.  (Hml)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=129&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/29/qurban-untuk-desa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/qurban.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">qurban</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Kikir Kawan Karib Setan</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/22/orang-kikir-kawan-karib-setan/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/22/orang-kikir-kawan-karib-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 03:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Hati]]></category>
		<category><![CDATA[achmad rizal]]></category>
		<category><![CDATA[kawan]]></category>
		<category><![CDATA[orang kikir]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Si. Ketika orang menonton film bertemakan horror yang menggambarkan perilaku setan, hampir semua pemirsa tontonan tersebut sepakat untuk tidak mau secara sukarela menjadi kawan setan. Tetapi, ketika sebagian besar orang termasuk kita di dalamnya mengabaikan perintah berinfak maka sesungguhnya secara sadar dan sukarela kita memelihara diri menjadi kawan karib setan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=123&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Si.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ketika orang menonton film bertemakan horror yang menggambarkan perilaku setan, hampir semua pemirsa tontonan tersebut sepakat untuk tidak mau secara sukarela menjadi kawan setan. Tetapi, ketika sebagian besar orang termasuk kita di dalamnya mengabaikan perintah berinfak maka sesungguhnya secara sadar dan sukarela kita memelihara diri menjadi kawan karib setan,</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-123"></span>Allah berfirman: <em>&#8220;Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui.&#8221; </em><strong>(Al-Baqarah: 268).</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menafsirkan ayat mulia ini, Ibnu Abbas  berkata: &#8220;Dua hal dari Allah, dan dua hal dari setan. <em>&#8220;Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan.&#8221; </em>Setan itu berkata, &#8216;Jangan kamu infakkan hartamu, peganglah untukmu sendiri karena kamu membutuhkannya&#8217;. <em>&#8220;Dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir).&#8221; </em>(Dan dua hal dari Allah adalah), <em>&#8220;Allah menjanjikan untukmu ampunan daripadaNya,&#8221; </em>yakni atas maksiat yang kamu kerjakan, <em>&#8220;dan karunia&#8221;</em> berupa rizki.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qadhi Ibnu Athiyah menafsirkan ayat ini berkata: <em>&#8220;Maghfirah </em>(ampunan Allah) adalah janji Allah bahwa Dia akan menutupi kesalahan segenap hambaNya di dunia dan di akhirat. Sedangkan <em>al-fadhl</em> (karunia) adalah rizki yang luas di dunia, serta pemberian nikmat di akhirat, dengan segala apa yang telah dijanjikan Allah .</p>
<p style="text-align:justify;">Imam Ibnu Qayim Al-Jauziyah dalam menafsirkan ayat yang mulia ini berkata: &#8220;Demikianlah, peringatan setan bahwa orang yang menginfakkan hartanya, bisa mengalami kefakiran bukanlah suatu bentuk kasih sayang setan kepadanya, juga bukan suatu bentuk nasihat baik untuknya. Adapun Allah, maka Ia menjanjikan kepada hambaNya ampunan dosa-dosa daripadaNya, serta karunia berupa penggantian yang lebih baik daripada yang ia infakkan, dan ia dilipatgandakanNya baik di dunia saja atau di dunia dan di akhirat.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah, Nabi  memberitahukan kepadanya: <em>&#8220;Allah Tabaraka wa Ta&#8217;ala berfirman, &#8216;Wahai anak Adam, berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadaMu.&#8221; Allahu Akbar! </em>Betapa besar jaminan orang yang berinfak di jalan Allah! Betapa mudah dan gampang jalan mendapatkan rizki! Seorang hamba berinfak di jalan Allah, lalu Dzat Yang di TanganNya kepemilikan segala sesuatu memberikan infak (rizki) kepadanya. Jika seorang hamba berinfak sesuai dengan kemampuannya maka Dzat Yang memiliki perbendaharaan langit dan bumi serta kerajaan segala sesuatu akan memberi infak (rizki) kepadanya sesuai dengan keagungan, kemuliaan dan kekuasaanNya.</p>
<p style="text-align:justify;">Imam An-Nawawi berkata: &#8220;Firman Allah, <em>&#8216;Berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadamu&#8217; </em>adalah makna dari firman Allah dalam Al-Qur&#8217;an: <em>&#8220;Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Dia-lah yang akan menggantinya.&#8221; </em><strong>(Saba&#8217;: 39).</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=123&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/22/orang-kikir-kawan-karib-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berinfaklah Maka Allah Membuka Pintu Rizkimu</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/15/berinfaklah-maka-allah-membuka-pintu-rizkimu/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/15/berinfaklah-maka-allah-membuka-pintu-rizkimu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 09:31:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Hati]]></category>
		<category><![CDATA[achmad rizal]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[rizki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Si. Allah berfirman &#8220;Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, niscaya Dia akan menggantinya&#8221;. (Saba&#8217;: 39). Syaikh Ibnu Asyur berkata: &#8220;Yang dimaksud dengan infak di sini adalah infak yang dianjurkan dalam agama. Seperti berinfak kepada orang-orang fakir dan berinfak di jalan Allah untuk menolong agama.&#8221; Ada beberapa nash dalam Al-Qur&#8217;anul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=107&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Si.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman &#8220;Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, niscaya Dia akan menggantinya&#8221;. (Saba&#8217;: 39). Syaikh Ibnu Asyur berkata: &#8220;Yang dimaksud dengan infak di sini adalah infak yang dianjurkan dalam agama. Seperti berinfak kepada orang-orang fakir dan berinfak di jalan Allah untuk menolong agama.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa nash dalam Al-Qur&#8217;anul Karim dan Al-Hadits Asy-Syarif yang menunjukkan bahwa orang yang berinfak di jalan Allah akan diganti oleh Allah di dunia.<span id="more-107"></span> Di samping, tentunya apa yang disediakan oleh Allah baginya dari pahala yang besar di akhirat. Di antara dalil-dalil itu adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rizki yang se-baik-baiknya.&#8221; (Saba&#8217;: 39).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menafsirkan ayat di atas, Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata: &#8220;Betapapun sedikit apa yang kamu infakkan dari apa yang diperintahkan Allah kepadamu dan apa yang diperbolehkanNya, niscaya Dia akan menggantinya untukmu di dunia, dan di akhirat engkau akan diberi pahala dan ganjaran …&#8221; Maka, barangsiapa berinfak berarti dia telah memenuhi syarat untuk mendapatkan ganti. Sebaliknya, siapa yang tidak berinfak maka hartanya akan lenyap dan ia tidak berhak mendapatkan ganti. Hartanya akan hilang tanpa ganti, artinya lenyap begitu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang mengherankan, jika seseorang pedagang mengetahui bahwa sebagian dari hartanya akan binasa, ia akan menjualnya dengan cara nasi&#8217;ah (pembayaran di belakang), meskipun pembelinya termasuk orang miskin. Lalu ia berkata, hal itu lebih baik daripada pelan-pelan harta itu binasa. Jika ia tidak menjualnya sampai harta itu binasa maka ia akan disalahkan. Dan jika ada orang mampu yang menjamin orang miskin itu, tetapi ia tidak menjualnya (kepada orang tersebut) maka ia disebut orang gila.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sungguh, hampir setiap orang melakukan hal ini, tetapi masing-masing tidak menyadari bahwa hal itu mendekati gila. Sesungguhnya harta kita semuanya pasti akan binasa. Dan menafkahkan harta di jalan Allah adalah berarti memberi pinjaman. Semuanya itu berada dalam jaminan kuat dari Allah Yang Maha Tinggi. Allah berfirman: &#8220;Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Dia pasti manggantinya.&#8221; Lalu Allah memberi pinjaman kepada setiap orang, ada yang berupa tanah, kebun, penggilingan, tempat pemandian untuk berobat atau manfaat tertentu. Sebab setiap orang tentu memiliki pekerjaan atau tempat yang daripadanya ia mendapatkan harta. Dan semua itu milik Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tangan manusia, harta itu adalah pinjaman. Jadi, seakan-akan barang-barang tersebut adalah jaminan yang diberikan Allah dari rizkiNya, agar orang tersebut percaya penuh kepadaNya bahwa bila dia berinfak, Allah pasti akan menggantinya. Tetapi meskipun demikian, ternyata ia tidak mau berinfak dan membiarkan hartanya lenyap begitu saja tanpa mendapat pahala dan disyukuri.</p>
<p style="text-align:justify;">Berapa banyak bukti-bukti dalam kitab-kitab Sunnah (Hadits), Sirah (Perjalanan Hidup), Tarajum (Biografi), Tarikh (Sejarah), bahkan hingga dalam kenyataan-kenyataan yang kita alami saat ini yang menunjukkan bahwa Allah mengganti rizki hambaNya yang berinfak di jalanNya. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi beliau bersabda: &#8220;Ketika seorang laki-laki berada di suatu tanah lapang bumi ini, tiba-tiba ia mendengar suara dari awan, &#8216;Siramilah kebun si fulan!&#8217; Maka awan itu berarak menjauh dan menuangkan airnya di areal tanah yang penuh de-ngan batu-batu hitam. Di sana ada aliran air yang menampung air tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"> Lalu orang itu mengikuti kemana air itu mengalir. Tiba-tiba ia (melihat) seorang laki-laki yang berdiri di kebunnya. Ia mendorong air tersebut dengan skopnya (ke dalam kebunnya). Kemudian ia bertanya, &#8216;Wahai hamba Allah! Siapa namamu?&#8217; Ia menjawab, &#8216;Fulan&#8217;, yakni nama yang didengar di awan. Ia balik bertanya, &#8220;Wahai hamba Allah, kenapa engkau menanyakan namaku?&#8217; Ia menjawab, &#8216;Sesungguhnya aku mendengar suara di awan yang menurunkan air ini. Suara itu berkata, &#8216;Siramilah kebun si fulan! Dan itu adalah namamu. Apa sesungguhnya yang engkau laku-kan?&#8217; Ia menjawab, &#8220;Jika itu yang engkau tanyakan, maka sesungguhnya aku memperhitungkan hasil yang didapat dari kebun ini, lalu aku bersedekah dengan sepertiganya, dan aku makan beserta keluargaku sepertiganya lagi, kemudian aku kembalikan (untuk menanam lagi) sepertiganya&#8217;.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sungguh janji Allah adalah sesuatu yang tegas, yakin, pasti dan tidak ada keraguan untuk diwujudkan adalah sebagian dari keimanan. Anda mau dapat rizki? Berinfaklah!!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=107&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/15/berinfaklah-maka-allah-membuka-pintu-rizkimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Manusia yang kerdil adalah saat ia hidup hanya memikirkan diri sendiri&#8221;</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/12/manusia-yang-kerdil-adalah-saat-ia-hidup-hanya-memikirkan-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/12/manusia-yang-kerdil-adalah-saat-ia-hidup-hanya-memikirkan-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sahabat Kita]]></category>
		<category><![CDATA[irwan setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muda]]></category>
		<category><![CDATA[usahawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Irwan Setiawan, S.IP. Usahawan Muda Pembaca, rubrik sahabat DSA kali ini menampilkan sosok yang mungkin tidak asing lagi bagi kita. Ditemui di tempat beraktivitasnya sehari-hari, sahabat kita yang bernama lengkap Irwan Setiawan ini menyambut antusias permohonan redaktur kalawarta untuk mengisi segera beberapa pertanyaan yang diajukan padanya. Saat ditanya bagaimana keistimewaan infaq dan sedekah, ia menuturkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=98&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:justify;"><a href="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/irwan1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-102" style="border:black 1px solid;margin:5px;" title="irwan" src="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/irwan1.jpg?w=570" alt=""   /></a>Irwan Setiawan, S.IP.</h2>
<h2 style="text-align:justify;">Usahawan Muda</h2>
<p style="text-align:justify;">Pembaca, rubrik sahabat DSA kali ini menampilkan sosok yang mungkin tidak asing lagi bagi kita. Ditemui di tempat beraktivitasnya sehari-hari, sahabat kita yang bernama lengkap Irwan Setiawan ini menyambut antusias permohonan redaktur kalawarta untuk mengisi segera beberapa pertanyaan yang diajukan padanya. <span id="more-98"></span>Saat ditanya bagaimana keistimewaan infaq dan sedekah, ia menuturkan bahwa infaq dan sedekah bisa mendatangkan banyak manfaat, namun yang terpenting baginya,seraya mengutip lirik lagu Opik, manfaat dari sedekah yaitu semakin dekatnya diri kita dengan Allah.  Baginya, sedekah sudah memiliki tempat tersendiri. Pernah suatu saat ia mengalami peristiwa yang dirasa istimewa baginya yang berkaitan dengan sedekah. Ketika ia masih kuliah, persediaan uangnya hanya cukup untuk makan beberapa hari saja, padahal, saat itu masih pekan pertama atau awal bulan, berarti ia harus bertahan tiga pekan lagi untuk ada tambahan uang.  Saat itu, di sekitar tempat tinggalnya, ada sebuah masjid yang sedang dibangun, ia sisihkan uang sisanya lalu disumbangkannya untuk pembangunan masjid, ternyata hingga akhir bulan, sisa uangnya masih tersisa beberapa puluh ribu lagi. Subhanallah…. Selain itu, ia juga mengomentari fenomena kemiskinan,ia beranggapan bahwa saat ini yang terjadi bukan hanya kemiskinan materi, tapi juga kemiskinan hati, seyogyanya, bagi seorang muslim, tidak hanya cukup memperkaya diri, tapi juga harus memperkaya hati, sehingga apabila seseorang sudah memiliki kekayaan materi dan juga kekayaan hati, maka ia akan mampu mengendalikan hartanya untuk kebaikan dan kedermawanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya ia berpesan, mengajak pada kita untuk berkembang, dan tidak hidup menjadi manusia kerdil. Manusia yang kerdil adalah saat ia hidup hanya memikirkan diri sendiri. Berbeda dengan manusia yang hidup untuk orang lain (ummat), ia akan berkembang. ”Lihatlah bagaimana kemudian sejarah mencatat kisah seorang guru di Ismailiah, yang bernama Hasan Al Banna bisa berkembang dan namanya tetap harum dikenang walaupun jasadnya hanya dikuburkan oleh beberapa orang saja. Atau seperti Syeikh Ahmad Yassin yang dalam kondisi tidak mampu berjalan pun tetap memikirkan umat sehingga sejarah tetap mengenang perjuangannya, bahkan perjuangannya menjadi inspirasi bagi muslim lainnya. Bahkan lebih jauh lagi” ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Biodata</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Nama                                   :Irwan Setiawan, S.IP</p>
<p style="text-align:justify;">Alamat                                : Jalan Gugus Depan I No. 83 RT 01/ 04</p>
<p style="text-align:justify;">TTL                                       : Jakarta 12 Desemer 1982</p>
<p style="text-align:justify;">Pendidikan Terakhir      : S1 Ilmu Pemerintahan Unpad</p>
<p style="text-align:justify;">Riwayat organisasi         : FKDF Unpad</p>
<p style="text-align:justify;">                                                  BEM FISIP UNPAD</p>
<p style="text-align:justify;">Motto hidup                       : Menjadi Sebuah Cinderamata Untuk Hati Yang Tak Buta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=98&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/12/manusia-yang-kerdil-adalah-saat-ia-hidup-hanya-memikirkan-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/irwan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">irwan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENCIPTA SURGA DI DUNIA</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/mencipta-surga-di-dunia/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/mencipta-surga-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 11:16:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Hati]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[fatih beeman]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Fatih Beeman Surga. Adalah sebentuk abstrak yang didengungkan ke telinga. Sebuah reward yang akan dianugerahkan kepada insan bertakwa. Tidak ada yang tahu, seperti apa itu surga, dan bagaimana keelokannya. Apa yang terbayang di kepala tentang surga, tidak ada seujung kukunya dengan surga sebenarnya. Apa yang dikhayalkan di benak, tak ada seujung kukunya dengan surga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=80&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Fatih Beeman</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Surga. Adalah sebentuk abstrak yang didengungkan ke telinga. Sebuah <em>reward </em>yang akan dianugerahkan kepada insan bertakwa. Tidak ada yang tahu, seperti apa itu surga, dan bagaimana keelokannya. Apa yang terbayang di kepala tentang surga, tidak ada seujung kukunya dengan surga sebenarnya. Apa yang dikhayalkan di benak, tak ada seujung kukunya dengan surga sebenarnya.<span id="more-80"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Allah menggambarkan, bahwa di surga ada sungai-sungai yang mengalir. Tetapi aliran sungainya tidaklah sama seperti apa yang dikhayalkan. Ada buah-buahan di sana, yang tentu saja tidak dapat dibayangkan dan dipersamakan dengan buah-buahan yang ada di dunia, maupun di dalam imajinasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah surga. Dicipta, dan disediakan bagi orang bertakwa. Orang bertakwa meyakini, keindahan dan kenikmatan surga adalah tiada tara. Kegesitan dan semangat orang bertakwa melakukan dan larut dalam aktivitas amal, tentunya demi mengejar nikmat surga itu. Semangat membara dalam dada orang bertakwa, beramal mengejar surga karena—mungkin—dia telah berhasil menciptakan ruang imajinasi tentang dahsyatnya nikmat surga. Bisa dibayangkan, dengan ruang imajinasi yang tercipta oleh tiap orang bertakwa saja mereka sudah demikian gesit dan giat mengejar surga. Apalagi dengan kenikmatan surga sebenarnya yang tidak dapat tergambarkan. Subhanallah, luar biasa Allah yang telah mencipta surga.</p>
<p style="text-align:justify;">Sahabat-sahabat pecinta dan pendamba surga! Kita memang tak dapat membayangkan surga seperti apa. Ruang imaji yang kita sediakan untuk menggambarkan dan mengilustrasikan surga, tidak akan bisa menggambarkan surga yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah mitos masyur di abad sebelum Masehi, sedikitnya bisa membuat kerinduan kita akan surga semakin menggelegak. Sehingga semangat dalam mengejar surga takkan pernah padam dalam dada. Legenda tersebut bercerita tentang perbedaan lembah azab dan lembah kenikmatan. Azab sering kita identikan dengan neraka, dan kenikmatan kita identikan dengan surga—yang sampai saat ini belum sempurna dan utuh kita ciptakan dalam imajinasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Adalah seorang ahli ibadah yang karena maqamnya demikian tinggi di sisi Tuhannya, suatu saat diberikan kesempatan melihat surga yang akan menjadi balasan atas amal salehnya. Dia didampingi oleh malaikat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum dibawa untuk melihat surga, sang abid bertanya kepada malaikat yang mendampinginya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ke manakah aku akan dibawa seandainya selama hidup aku tidak melakukan amal saleh?”</p>
<p style="text-align:justify;">“Engkau akan dibawa ke neraka. Tetapi karena engkau telah melakukan amal saleh, maka engkau berhak masuk surga.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Bolehkah aku melihat neraka itu?”</p>
<p style="text-align:justify;">Maka malaikat itu membawa sang abid ke neraka, yang diperuntukkan bagi mereka yang enggan beramal saleh. Sangat memiriskan apa yang dilihat di lembah azab. Siksaan demi siksaan disaksikan, wajah penghuninya hitam legam, dan sangat tersiksa. Tangan mereka dibelenggu, diikat dengan cara direntangkan kedua tangan, mirip dengan penggembala yang menggiring gembalaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang abid terus melihat mereka. Sampai akhirnya, penghuni lembah azab ini tiba masanya untuk makan. Maka mereka digiring ke sebuah tanah lapang yang hijau dan indah. Di sana ada sebuah meja besar dengan aneka makanan yang lezat. Mereka dengan beringas segera memakan makanan itu. Akan tetapi, makanan itu hanya bisa dipegang dengan tangan. Karena ketika mereka akan menyuapkan makanan ke mulutnya, mereka tidak bisa. Tangan terikat yang merentang itu tidak dapat menggapaikan makanan ke mulut mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah puas melihat lembah azab, sang abid lalu dibawa ke lembah kenikmatan. Di sana dia menyaksikan keindahan; alamnya hijau, banyak oase yang menyejukkan. Penghuninya berwajah ceria dan cerah. Akan tetapi, para penghuni lembah kenikmatan ini tidak jauh beda dengan penghuni lembah azab. Tangannya terikat merentang ke samping seperti penggembala yang menggiring gembalaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tibalah saatnya makan. Mereka digiring ke sebuah meja besar yang di sana terhidang aneka makanan yang sangat lezat. Mereka pun makan. Tangan mereka mengambil makanan, dan tentu saja karena mereka terikat dan terentang ke samping, maka mereka tidak bisa memasukkan makanan ke mulutnya. Akan tetapi, satu hal yang menjadi perbedaan dengan penghuni lembah azab, adalah bahwa setelah makanan berhasil diambil, makanan  itu disuapkan kepada kawannya yang ada di samping. Begitu seterusnya, mereka mengambil makanan dan menyuapkannya kepada mulut kawannya karena mereka tidak dapat menggapaikan tangan ke mulutnya. Maka kepada mulut kawannya, makanan itu dimasukkan. Dan mereka semua bisa menikmati makanan lezat itu pada akhirnya; karena saling menyuapi satu sama lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Saudara-saudara pendamba surga! Kisah di atas memang hanya sebuah mitos. Spirit surga yang terbangun pada mitos itu tidaklah sedahsyat spirit surga yang Allah gambarkan dalam Al Quran, dan telah Allah ilhamkan—sedikitnya—ke dalam imaji kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi, dari cerita tersebut kita bisa mengambil pelajaran tentang—sekali lagi, sedikitnya—spirit surga. Bahwa spirit surga bisa kita ciptakan di dunia. Tangan yang selama ini hanya menyuapi mulut kita sendiri, sudah sepantasnya dan sudah waktunya kita pakai untuk menyuapi sesama. Jangan-jangan, secara kasat mata, tangan kita yang enggan menyuapi sesama dan sibuk menyuapi mulut sendiri, adalah karena tangan itu terbelenggu. Terbelenggu oleh kesombongan, oleh ketakaburan, oleh ketidakpedulian kepada sesama kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga, dengan kita melepaskan belenggu tangan kita, kemudian menggunakan tangan kita untuk menyuapi sesama, adalah petunjuk dan syarat bagi kita. Petunjuk, bahwa di akhirat nanti mulut kita disuapi beragam kenikmatan oleh tangan halus bidadari, di surga-Nya.  Wallahu a’lam bisshawab&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=80&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/mencipta-surga-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berjihad melalui zakat</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/berjihad-melalui-zakat/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/berjihad-melalui-zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 04:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Hati]]></category>
		<category><![CDATA[achmad rizal]]></category>
		<category><![CDATA[jihad]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Sc. * Saat ini, di tengah krisis yang berkepanjangan, zakat seolah menemukan momentum sejatinya, karena banyak cendekiawan muslim meyakini bahwa krisis dan dampaknya dapat ditanggulangi melalui zakat. Masalahnya, apakah semudah membalik telapak tangan untuk mengubah persepsi masyarakat muslim supaya seia sekata dengan keyakinan cendekiawan muslim tersebut? Dalam literatur islam kedudukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=58&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Oleh : Achmad Rizal, Ir., M.Sc. *</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini, di tengah krisis yang berkepanjangan, zakat seolah menemukan momentum sejatinya, karena banyak cendekiawan muslim meyakini bahwa krisis dan dampaknya dapat ditanggulangi melalui zakat. Masalahnya, apakah semudah membalik telapak tangan untuk mengubah persepsi masyarakat muslim supaya seia sekata dengan keyakinan cendekiawan muslim tersebut? <span id="more-58"></span>Dalam literatur islam kedudukan zakat adalah sama dengan shalat, selayaknya rukun islam yang lainnya. Bahkan sebagian besar ulama, berpendapat bahwa Jihad yang sempurna dilakukan dengan jiwa, harta dan lisan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “<em>Berjihadlah kalian menghadapi kaum musyrikin (kafirin) dengan harta, jiwa dan lisan kalian.” (HR. Abu Daud dan lainnya).</em></p>
<p style="text-align:justify;">Pada keadaan tertentu bisa saja ada sesuatu yang menghalangi orang untuk dapat berjihad secara langsung. Dalam keadaan demikian tidak berarti ia tidak mengambil bagian dalam jihad sama sekali. Ibnul Qayyim Al-Jauzi berpendapat dalam Zaadul Ma’ad bahwa apabila seseorang tidak berangkat ke medan jihad (tidak berjihad dengan jiwa) maka ia tetap wajib berjihad dengan harta.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Pemahaman demikian, rukun islam dapat dibagi menjadi dua kategori besar. Pertama, kategori rukun pribadi, tediri atas membaca kalimah syahadat, shalat, puasa, dan haji. Kedua, kategori rukun masyarakat yang terdiri hanya atas satu bagian saja, yaitu: zakat. </p>
<p style="text-align:justify;">Pada pelaksanaannya sering kita lihat ketidak seimbangan pelaksanaan rukun islam ini. Rukun pribadi bukan main megahnya, coba perhatikan, membaca kalimah syahadat yang dilakukan oleh mua’laf, menjadi dakwah yang mengharuskan. Shalat merupakan syiar luar biasa. Shalat jum’at, terlebih shalat tarawih dan shalat Id memiliki nilai promosi yang amat memikat.  Puasa juga demikian. Bahkan dakwah puasa telah “memaksa” ilmu kedokteran mewajibkan tidak makan minum bagi pasien yang akan dioperasi.  Sementara, ibadah haji menjadi bukti satu-satunya bahwa hanya islam yang mengajarkan umatnya berkumpul minimal sekali seumur hidup sebagai pelajaran dan “gladi resik” menghadapi pengadilan di padang mahsyar nanti.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi kemilau rukun pribadi ternyata tidak sebanding dengan pelaksanaan rukun masyarakat.  Sajadah dan pakaian shalat yang mahal, sanggup diupayakan. Bahkan, haji berkali-kali dan umrah pun tak menjadi persoalan. Namun, ketika saat yang sama diminta untuk mengeluarkan zakat, sebagian besar umat masih berhitung dengan cermat. Rukun pribadi diadakan karena yang langsung menikmati adalah pelakunya, sedangkan zakat, yang menikmati langsung adalah orang lain. Semakin besar zakatnya, muzaki semakin tidak mendapat manfaat materi secara langsung. Padahal seperti ditegaskan dalam surah Al-Maa’un, rukun pribadi itu menjadi sia-sia karena melalaikan zakat sebagai rukun masyarakat. Hakekatnya, tidak melaksanakan kategori rukun masyarakat ini adalah sebuah bentuk kezaliman.</p>
<p style="text-align:justify;">Hudzaifah Ibnul Yaman, yang biasa dikenal sebagai <em>shohibussirri</em> (intel) Rasulullah SAW senantiasa mencemaskan hal-hal yang akan membawa kepada fitnah dan kerusakan. Hudzaifah menganggap orang-orang yang tidak memiliki kepedulian dalam melawan kemunkaran dan tidak memberikan kontribusi apa-apa dalam penentangan terhadap kezhaliman sama dengan orang mati. Sebuah perumpamaan yang sangat tepat mengingat keberadaannya sudah tidak lagi diperhitungkan dalam barisan kaum Muslimin, <em>wujuduhu ka adamihi</em> (eksistensinya tidak diakui), ia telah mati sebelum ajalnya tiba.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang  seperti itu kelak pada gilirannya akan digantikan oleh Allah dengan generasi yang lebih baik, sebagaimana firman-Nya dalam surat Muhammad ayat 38: “Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allahlah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).”</p>
<p style="text-align:justify;">*Dosen UNPAD</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=58&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2010/01/11/berjihad-melalui-zakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tebar Paket Lebaran</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/20/tebar-paket-lebaran/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/20/tebar-paket-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 12:48:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan Share to Care 1430]]></category>
		<category><![CDATA[DSA]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[paket]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[LEBARAN (istilah bahasa Indonesia untuk hari raya Iedul Fitri), kata ini begitu menimbulkan kesan yang mendalam bagi setiap muslim. Betapa tidak, pada hari itu, seluruh umat Islam sedunia merayakannya, istimewanya hari ini adalah ketika umat Islam kembali pada fitrahnya seraya siap menyongsong kehidupan baru dengan pupusnya catatan-catatan keburukan. Di samping itu, hal lain yang menyenangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=95&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="size-full wp-image-96 alignleft" style="border:black 2px solid;margin:5px;" title="paket lebaran" src="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/paket-lebaran.jpg?w=570" alt=""   />LEBARAN (istilah bahasa Indonesia untuk hari raya Iedul Fitri), kata ini begitu menimbulkan kesan yang mendalam bagi setiap muslim. Betapa tidak, pada hari itu, seluruh umat Islam sedunia merayakannya, istimewanya hari ini adalah ketika umat Islam kembali pada fitrahnya seraya siap menyongsong kehidupan baru dengan pupusnya catatan-catatan keburukan. Di samping itu, hal lain yang menyenangkan di hari lebaran adalah ketika sanak saudara dan kerabat saling berkunjung, dan berbagi hadiah.<span id="more-95"></span> Namun tidak setiap orang mendapatkan hadiah di hari lebaran, karena tidak setiap saudara atau kerabat memiliki persediaan untuk memberi hadiah. Untuk itu, berkat uluran dari para dermawan, DSA mengadakan kegiatan penyebaran paket lebaran <strong>“Ramadhan Share to Care”</strong> langsung didistribusikan kepada  keluarga Muslim yang tidak mampu dan anak yatim tanpa melalui perantara di 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat- Sabtu, 18-19 September 2009 mulai pukul 10.00 s.d. 17.00. Alhamdulillah, semoga tebar paket ini menjadi salah satu agenda menebar banyak kebaikan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=95&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/20/tebar-paket-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dsa2.files.wordpress.com/2010/01/paket-lebaran.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">paket lebaran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi ZISWAF</title>
		<link>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/13/sosialisasi-ziswaf/</link>
		<comments>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/13/sosialisasi-ziswaf/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 12:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dsa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan Share to Care 1430]]></category>
		<category><![CDATA[DSA]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsa2.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya, potensi zakat Infaq dan sedekah di Indonesia sangat besar, di negeri yang mayoritas muslim ini, potensi zakat saja diyakini bisa melunasi utang luar negeri, belum lagi ditambah dengan infaq dan sedekah para dermawan. Kita harus yakin, masa depan bangsa ini cerah karena potensi untuk memakmurkan bangsa ini ada pada bangsa itu sendiri. Hanya saja, untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=89&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebenarnya, potensi zakat Infaq dan sedekah di Indonesia sangat besar, di negeri yang mayoritas muslim ini, potensi zakat saja diyakini bisa melunasi utang luar negeri, belum lagi ditambah dengan infaq dan sedekah para dermawan. Kita harus yakin, masa depan bangsa ini cerah karena potensi untuk memakmurkan bangsa ini ada pada bangsa itu sendiri.<span id="more-89"></span> Hanya saja, untuk saat ini, kesadaran akan zakat infaq dan sedekah masih tergolong minim. Hal itu disebabkan minim pula pemahaman dan pengetahuan umat terhadap zakat, infaq, sedekah, dan waqaf. Menanggapi hal ini, DSA sebagai lembaga yang bergerak memberdayakan ziswaf umat, berinisiatif melaksanakan kegiatan <strong>Seminar Sehari Mengenai Zakat, Infak, Shodakoh dan Wakaf</strong>. Kegiatan ini diikuti oleh 350 Mahasiswa UNPAD bertempat di GOR pakuan pada hari Rabu 9 September 2009 pukul 15.30-17.45. Pemateri acara ini adalah dewan syariah Dompet Sosial Ash Shofwah (DSA) Ust. Syarifudin Firdaus dan DSA Program Director Ahmad Muhtar, S.Pt.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dsa2.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dsa2.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dsa2.wordpress.com&amp;blog=11331404&amp;post=89&amp;subd=dsa2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dsa2.wordpress.com/2009/11/13/sosialisasi-ziswaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3a392bf8275233548a2d79264a4c92f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dsa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
